Perceraian

Begini Cara Mengurus Surat Cerai Tanpa Buku Nikah

Buku nikah atau surat nikah termasuk kedalam persyaratan administrasi atau dokumen yang harus disiapkan saat akan mengajukan cerai ke Pengadilan. Persyaratan tersebut sebetulnya tidak sulit, karena Pengadilan hanya akan meminta satu buku nikah saja. Artinya, suami bisa mengajukan cerai hanya dengan buku nikah suami dan istri bisa mengajukan cerai hanya dengan buku nikah istri saja. Walaupun begitu, adakalanya buku nikah tersebut hilang, rusak, ditahan salah satu pihak atau bahkan pernikahannya belum tercatat di KUA sehingga saat mau mengajukan cerai, sahabat tidak bisa memenuhi persyaratan yang diminta Pengadilan. Lantas, apakah bisa mengurus surat cerai tanpa buku nikah?

Cara Mengurus Surat Cerai Tanpa Buku Nikah

Mengajukan Cerai Tanpa Buku Nikah

Akta nikah menurut Kompilasi Hukum Islam pasal 7 ayat (1) merupakan bukti hukum telah terjadinya perkawinan yang sah. Tanpa adanya akta nikah berarti pernikahannya tersebut dapat diragukan apakah sah secara hukum atau tidak. Itulah sebabnya kenapa Pengadilan biasa meminta untuk menyertakan buku nikah saat sahabat ingin mengajukan cerai ke Pengadilan.

Secara garis besar cerai tanpa buku nikah dapat dibagi dalam 2 kategori yaitu pernikahan yang sudah tercatat di KUA tapi tidak ada buku nikahnya karena hilang, rusak atau ditahan pihak lain dan pernikahan yang tidak tercatat di KUA. Kedua kategori tersebut tidak bisa disamakan karena cara penyelesaiannya pun tidaklah sama.

Cara Mengajukan Cerai Buku Nikah Hilang Atau Rusak

Bagi sobat yang buku nikahnya hilang atau rusak, sobat bisa membuat duplikat buku nikah terlebih dulu ke KUA tempat pernikahan tersebut terdaftar. Misalnya pernikahan sobat terdaftar di KUA kecamatan Tambun Selatan, maka sobat harus datang ke KUA kecamatan Tambun Selatan. Jangan meminta dibuatkan duplikat buku nikah di kecamatan lain.

Adapun persyaratan pembuatan duplikat buku nikah yang hilang atau rusak secara umum sebagai berikut:

  1. Penerbitan Duplikat Buku Nikah Karena Hilang
    • Kartu Identitas (KTP)
    • Surat Keterangan Hilang dari Kepolisian. Dalam surat tersebut harusnya terdapat data-data buku nikah seperti nomor akta nikah, tanggal pernikahan dan KUA mana yang mengeluarkan buku nikah tersebut. Oleh karena itu, sebaiknya pada saat hendak membuat surat keterangan kehilangan dari polisi, bawa serta photocopy buku nikahnya.
    • Menyiapkan photo berukuran 2×3 yang akan ditempelkan pada duplikat buku nikah.
    • Jika persyaratan dokumen sudah siap, silahkan datang ke Kantor Urusan Agama kecamatan tempat pernikahannya dicatatkan.
  2. Penerbitan Duplikat Buku Nikah Karena Rusak
    • Kartu Identitas (KTP)
    • Akta Nikah atau Buku Nikah yang rusak
    • Photo Berukuran 2×3 untuk ditempelkan di duplikat buku nikahnya nanti
    • Mendatangi KUA tempat pernikahan dicatat

Adapun biaya pembuatan duplikat buku nikah di KUA umumnya gratis.

Bagi sahabat yang buku nikahnya hilang, selain dapat membuat duplikat buku nikah di KUA, sahabat juga bisa mengajukan isbat nikah ke Pengadilan Agama / Mahkamah Syariah. Hal ini sesuai dengan bunyi Pasal 7 ayat (3) huruf b :

(3) Itsbat nikah yang dapat diajukan ke Pengadilan Agama terbatas mengenai hal-hal yang berkenaan dengan :

(b) Hilangnya Akta Nikah;

Adapun langkah berikutnya setelah mendapatkan duplikat buku nikah adalah mendatangi Pengadilan Agama/Mahkamah Syariah untuk mendaftarkan perceraian dengan membawa duplikat buku nikah tersebut disertai dengan KTP dan persyaratan lainnya.

Mengajukan Perceraian Ke Pengadilan Yang Pernikahannya Tidak Tercatat di KUA

Jika pernikahan sahabat belum pernah dicatat di KUA baik karena alasan pernikahannya terjadi sebelum adanya undang-undang Perkawinan atau karena alasan lainnya, sahabat harus mengajukan isbat nikah atau pengesahan pernikahan terlebih dahulu. Adapun cara pengajuan isbat nikahnya sendiri bisa digabungkan dengan pengajuan perceraian di Pengadilan.

Baca Juga : Cara Mengajukan Isbat Nikah di Pengadilan Agama

Hal ini sebagaimana yang terdapat dalam Pasal 7 ayat (2) dan (3) huruf (a) Kompilasi Hukum Islam yang berbunyi :

(2) Dalam hal perkawinan tidak dapat dibuktikan dengan Akta Nikah, dapat diajukan itsbat nikahnya ke Pengadilan Agama.
(3) Itsbat nikah yang dapat diajukan ke Pengadilan Agama terbatas mengenai hal-hal yang berkenaan dengan :
(a) Adanya perkawinan dalam rangka penyelesaian perceraian;

Dengan demikian jelaslah sudah bahwa perkawinan yang dalam rangka penyelesaian perceraian dapat diajukan isbat nikahnya ke Pengadilan Agama. Pengajuan isbat nikah tersebut merupakan satu-satunya jalan yang dapat ditempuh jika pernikahan sahabat belum terdaftar di KUA.

Kesimpulan

Buku nikah merupakan salah satu syarat administrasi yang biasanya diminta Pengadilan saat ingin mengajukan cerai. Jika buku nikah hilang/rusak, sahabat bisa menggantinya dengan duplikat buku nikah yang dikeluarkan oleh KUA tempat pernikahan tersebut dicatat. Jika pernikahan sahabat belum tercatat di KUA, sahabat bisa langsung mengajukan isbat nikah ke Pengadilan dengan membawa syarat-syarat yang diperlukan.

Bagaimana cara mengurus surat cerai tanpa buku nikah?

Jika buku nikah hilang/rusak, silahkan buat duplikatnya ke KUA. Jika pernikahannya tidak tercatat, silahkan ajukan isbat nikah.

Bagaimana cara mengurus buku nikah yang hilang?

Datang langsung ke KUA dengan membawa surat kehilangan dari kepolisian dan identitas diri beserta foto*

Berapa biaya pembuatan buku nikah yang hilang?

Gratis

Bolehkah membuat duplikat buku nikah di KUA bukan tempat menikah?

Tidak bisa