Perceraian

Cara Mengajukan Gugatan Cerai di Pengadilan Negeri Bagi Non Muslim

Cara mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Negeri untuk non muslim tidak jauh berbeda dengan cara mengajukan cerai di Pengadilan Agama. Hanya saja memang ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, misalnya masalah yuridiksi wilayah pengadilan, penerbitan akte cerai dan hal lainnya. Adapun masalah persyaratan, cara mendaftar, proses sidang, banding, kasasi dan sebagainya sama saja.

cara mengajukan gugatan cerai di pengadilan negeri

Prosedur Gugatan Cerai di Pengadilan Negeri

Berbeda dengan perceraian muslim yang membagi perkara perceraian kedalam permohonan dan gugatan, di Pengadilan negeri mau suami yang mengajukan atau istri yang mengajukan sama-sama masuk kedalam perkara gugatan. Oleh karena itu, di Pengadilan negeri tidak ada yang disebut dengan perkara permohonan cerai talak dan tidak akan ada pula agenda sidang ikrar talak.

Siapkan Syarat mengajukan gugatan cerai di pengadilan negeri

Berikut beberapa persyaratan cerai non muslim di Pengadilan negeri yang harus disiapkan dan dibawa ke Pengadilan saat mendaftar:

  • Identitas diri (KTP/Surat Domisili)
  • Akta Perkawinan Penggugat
  • Alamat Tinggal Tergugat (Jika sudah pisah rumah)
  • Kartu Keluarga
  • Akta Kelahiran Anak (Jika punya anak)
  • Surat izin atasan bagi PNS, TNI dan Polri
  • Surat Gugatan Cerai (Bisa buat sendiri atau dibuatkan di Pengadilan)

Ajukan Ke Pengadilan Negeri Tempat Kediaman Tergugat

Untuk non muslim, pengajuan cerai harus diajukan ke Pengadilan Negeri sesuai dengan tempat kediamannya tergugat. Jika suami yang menggugat, berarti diajukan ke Pengadilan Negeri tempat kediamannya istri. Jika istri yang menggugat berarti diajukan ke Pengadilan Negeri sesuai tempat kediamannya suami. Misalnya suaminya di Jakarta Selatan, Istrinya di Kota Bandung. Jika suami mau menggugat istri, maka suami harus mengajukan perceraian ke Pengadilan Negeri kota Bandung. Sedangkan apabila istri yang mau menggugat suami, maka istri harus mengurusnya ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (Pasal 20 PP No. 9 Tahun 1975).

Daftar dan Membayar Panjar Biaya Gugatan Cerai di Pengadilan Negeri

Jika semua persyaratannya sudah siap dan sudah tau pengadilan mana yang dituju, silahkan bawa semua persyaratan untuk didaftarkan di Pengadilan tersebut. Jangan lupa membawa uang untuk membayar panjar biaya perkaranya. Panjar biaya gugatan cerai di Pengadilan Negeri berbeda-beda tergantung keputusan Pengadilan Negeri yang bersangkutan. Meskipun begitu, umumnya biayanya lebih mahal daripada biaya pengurusan cerai muslim di Pengadilan Agama. Kisaran biaya berkisar antara 1-3 juta rupiah. Untuk informasi biaya sebaiknya ditanyakan langsung ke Pengadilan yang bersangkutan atau bisa di cek melalui website Pengadilan tersebut.

Menghadiri Sidang Sampai Selesai

Beberapa hari atau minggu setelah mendaftarkan perceraian di Pengadilan, sahabat akan mendapatkan surat panggilan sidang. Silahkan hadiri sidang sesuai jadwal. Jangan bolos sidang kecuali jika punya kuasa. Jika hakim sudah meminta untuk menghadirkan saksi-saksi dan bukti lainnya, silahkan dihadirkan. Jangan pernah mau mengajukan cerai sebelum yakin ada saksi-saksi dan bukti lainnya karena hal ini hanya akan menghabiskan uang, waktu, tenaga dan pikiran saja.

Ajukan Banding Jika Perlu

Jika gugatan cerai di tolak dan merasa yakin dengan saksi-saksi dan bukti-bukti lain yang telah dihadirkan saat persidangan dan jika dirasa perlu, silahkan ajukan banding. Waktu banding adalah 14 hari kalender terhitung keesokan harinya setelah putusan diucapkan atau setelah diberitahukan kepada pihak yang tidak hadir dalam pembacaan putusan. (Pasal 7 UU No. 20/1947 jo pasal 46 UU No. 14/1985).
Sama halnya dengan panjar biaya perkara yang dijelaskan sebelumnya, biaya banding juga diputuskan oleh masing-masing Pengadilan. Akan tetapi, biasanya biaya banding lebih besar daripada biaya gugat cerai sebelumnya.

Mengajukan Pembuatan Akte Cerai di Catatan Sipil

Berbeda dengan muslim yang akte cerainya diterbitkan oleh Pengadilan, untuk non muslim akte cerainya diterbitkan oleh catatan sipil. Jika perkara gugatan cerai sudah dikabulan Pengadilan dan sudah berkekuatan hukum tetap, sahabat bisa mengajukan pembuatan akte cerai ke catatan sipil dengan membawa surat keputusan pengadilan yang sudah berkekuatan tetap tersebut beserta syarat-syarat lainnya. Syarat-syarat lain yang dimaksud seperti akta perkawinan, KTP dan juga Kartu Keluarga. Informasi lebih lanjut silahkan ditanyakan ke catatan sipil yang bersangkutan atau bisa cek di website resmi catatan sipil terkait.

Berapa lama akta cerai keluar setelah putusan pengadilan negeri?

Berbeda dengan muslim yang akte cerainya diterbitkan oleh Pengadilan, untuk non muslim akte cerainya diterbitkan oleh catatan sipil

Berapa biaya gugatan cerai di pengadilan negeri?

Panjar biaya gugatan cerai di Pengadilan Negeri berbeda-beda tergantung keputusan Pengadilan Negeri yang bersangkutan, berkisar antara 1-3 juta rupiah.

Apa saja syarat mengajukan gugatan cerai di pengadilan negeri?

Identitas diri (KTP/Surat Domisili)
Akta Perkawinan Penggugat
Alamat Tinggal Tergugat
Kartu Keluarga
Akta Kelahiran Anak (Jika punya anak)
Surat izin atasan bagi PNS, TNI dan Polri
Surat Gugatan Cerai