Perceraian

Mudahnya Cara Mengurus Surat Cerai Tanpa Sidang

Sibuk bekerja, tidak punya banyak waktu dan tidak mau ribet biasanya menjadi alasan orang untuk mengurus surat cerai tanpa sidang. Namun demikian, perlu dipahami bahwa cerai tanpa sidang bukan berarti sekarang daftar besoknya langsung dapat akte cerai. Tanpa sidang yang dimaksud adalah memberikan kuasa kepada Pengacara untuk mengurus cerai di Pengadilan dari awal sampai selesai. Sehingga kita bisa lebih leluasa bekerja dan hanya perlu mengupdate perkembangan kasus perceraian kita ke Pengacara yang bersangkutan.

cara mengurus surat cerai tanpa sidang

Sebagaimana kita ketahui, mengurus cerai di Pengadilan itu tidak seperti mengurus pembuatan rekening di bank yang hari itu daftar, hari itu pula bisa selesai. Mengurus perceraian di Pengadilan itu ada tahapan-tahapannya. Hari ini daftar, sidang pertamanya bisa digelar 1-3 minggu kemudian. Belum lagi nanti akan ada sidang kedua dan seterusnya sampai sidang terakhir (putusan). Jumlah sidangnya sendiri tidak dapat dipastikan, tergantung nanti saat persidangannya seperti apa. Bisa 2 kali sidang, bisa 3 kali sidang atau bisa saja sampai belasan kali sidang. Jika jumlah sidangnya sendiri tidak dapat dipastikan, maka otomatis lamanya proses sidang juga tidak bisa dipastikan. Bisa 1 bulan, bisa 2 bulan atau bisa saja 6 bulan baru selesai sidang.

Oleh karena itulah mengurus cerai tanpa sidang dengan dikuasakan ke Pengacara banyak dipilih orang untuk mempermudah pengurusan cerai di Pengadilan. Selama apapun prosesnya, berapa kalipun sidangnya, pekerjaan kita tidak akan banyak terganggu hanya untuk mempersiapkan dan menghadiri sidang di Pengadilan.

Tahapan Cara Mengurus Surat Cerai Tanpa Sidang di Pengadilan

  1. Persiapkan Semua Persyaratan
    Harap siapkan semua persyaratan pengajuan cerai seperti:
    • KTP yang mengajukan
    • Buku Nikah atau Akta Nikah (atau duplikatnya jika yang aslinya tidak ada)
    • Alamat tinggal tergugat saat ini (lengkap)
    • Surat izin dari atasan khusus bagi PNS, TNI dan Polri.
    • Kartu Keluarga dan Akte Kelahiran Anak (Jika ada)
  2. Menghubungi Pengacara
    Cara menghubungi Pengacara yaitu dengan datang langsung ke Kantor Pengacara yang bersangkutan atau bisa juga berkomunikasi terlebih dahulu melalui telepon, WA atau yang lainnya. Saran kami sebaiknya berkomunikasi terlebih dahulu sebelum bertemu agar pertemuannya dapat diatur menyesuaikan dengan kesibukan kita dan jadwal pengacaranya. Selain itu jika memungkinkan kita juga bisa mencari tahu tentang biayanya terlebih dahulu, baik biaya untuk sebatas konsultasi saja atau biaya pengurusan perceraiannya.
  3. Bawa Persyaratan Saat Bertemu
    Jika sudah mantap untuk bertemu Pengacara, silahkan bawa semua dokumen persyaratan pengajuan cerai untuk diserahkan ke Pengacara. Untuk KTP tidak perlu diserahkan aslinya, cukup di photocopy saja.
  4. Konsultasikan Masalahnya
    Saat bertemu nanti, pengacara akan menanyakan masalah rumah tangga yang dihadapi. Silahkan ceritakan sejelas mungkin. Jangan ada yang ditutup-tutupi karena itu bisa jadi masalah dikemudian hari saat perceraian sudah diajukan ke Pengadilan.
  5. Menandatangani Surat Kuasa
    Setelah pengacara mengetahui masalahnya dengan jelas. Kita perlu menandatangani surat kuasa ke pengacara yang bersangkutan untuk mengurus perceraian kita di Pengadilan. Tanpa adanya surat kuasa yang kita tandatangani, pengacara tidak akan bisa mengurus perceraian kita di Pengadilan. Surat kuasa sendiri yaitu surat yang dibuat untuk melimpahkan atau memberikan kewenangan kepada orang lain dan bertindak atas nama kita sebagai pemberi kuasa. Silahkan dibaca dengan teliti surat tersebut sebelum ditandatangani. Jika tidak ada masalah, silahkan ditandatangani.
  6. Membayar Biaya
    Sebelum bayar, pastikan sudah mendiskusikan berbagai ketentuan pembayaran dengan pengacaranya. Misalnya apakah harus dibayar penuh saat itu atau bisa dibayar sebagian dulu.
    Setelah membayar biasanya pihak pengacara akan memberikan resi pembayaran. Jika tidak diberikan, boleh meminta untuk dibuatkan resi pembayarannya.
  7. Tetap Berkomunikasi dengan Pengacara
    Dalam menangani kasus apapun, hubungan antara pengacara dan client itu sangat penting supaya proses di Pengadilan berjalan lancar. Oleh karena itu komunikasi harus terus dijaga. Jangan merasa karena sudah tanda tangan surat kuasa dan membayar biaya jasa pengacara, lantas kita lepas tangan begitu saja. Simpanlah baik-baik nomor telepon kantor atau nomor telepon pengacara yang bersangkutan supaya komunikasi tetap berjalan. Update informasi secara berkala. Jika perlu, tanyakan ke pihak Pengacara apakah ada hal yang bisa dibantu atau disiapkan untuk memperlancar prosesnya.

Meskipun mengurus surat cerai tanpa sidang dengan menggunakan jasa pengacara itu bisa mempermudah kita, akan tetapi terdapat banyak hal yang harus diperhatikan. Diantara yang paling krusial adalah masalah biaya. Bukan rahasia lagi bahwa biaya menggunakan Pengacara pasti lebih tinggi daripada biaya mengajukan percerain sendiri ke Pengadilan. Tidak ada patokan berapa besar biayanya, akan tetapi yang jelas akan lebih tinggi daripada biaya mengurus cerai sendiri.

Bisakah Mengurus Cerai Tanpa Harus Sidang?

Mengurus cerai di Pengadilan harus melalui proses persidangan. Tanpa sidang tidak akan bisa bercerai.

Jika sibuk, apakah sidang bisa diwakilkan?

Tentu saja bisa. Silahkan wakilkan ke Pengacara atau keluarga inti.

Bagaimana cara mewakilkan persidangannya?

Untuk mewakilkan, sobat membutuhkan surat kuasa yang sobat tandatangani. Jika mau memakai pengacara, biasanya pengacara akan membuatkan surat kuasa dan sobat hanya perlu tanda tangan saja. Jika sobat mau mewakilkan ke keluarga dekat, silahkan buat sendiri surat kuasanya.

Leave a Comment